Peduli Seniman Lukis, Bocah Depok Berbudaya Gelar Lomba Lukis Cagar Budaya Kota Depok

0
298

Depok, merdekapos.net – Komunitas Bocah Depok Berbudaya hari ini menyelenggarakan kegiatan Lomba Lukis dengan tema “Cagar Budaya Kota Depok” yang dilaksanakan di Taman Sumur Bandung, Jl. Sumur Bandung RT 07 RW 11 No.28 Kecamatan Cipayung, Kota Depok.

Kepada merdekapos.net, Drs. Agus Rahayu Purnama, Ketua Panitia menuturkan, Lomba Lukis Cagar Budaya Kota Depok dilaksanakan oleh komunitas “Bocah Depok Berbudaya”.

“Pada hari ini, 27 September 2020 diselenggarakan Lomba Lukis Cagar Budaya Kota Depok. Kami ingin menginventarisir para pelukis Depok yang biasanya berkiprah di luar Depok seperti di Jakarta dan kota lain. Sementara di Depok sendiri belum ada tempat khusus untuk berkumpulnya para seniman terutama para pelukis, sehingga kami mengajukan ke Pemerintah Kota Depok dalam hal ini Disporyata Depok dan Komisi C DPRD Depok yang membawahi seni untuk terbentuknya Rumah Seni Depok (Rusendo), tempat untuk berkumpul, berkomunikasi, berkarya dan berkiprahnya para pelaku seni di kota Depok,” tutur Agus.

Pada kesempatan ini pun panitia ingin mengangkat dan menginformasikan bahwa di Depok sangat banyak cagar budaya yang saat ini sudah beberapa dipelihara dan dilindungi oleh pemerintah kota Depok.

“Kami telah mengumpulkan foto kurang lebih 100 foto situs dan cagar budaya dari 11 kecamatan yang ada di kota Depok. Foto akan kami serahkan kepada pemerintah kota Depok untuk diteliti oleh Tim Verifikasi yang terdiri dari arkeolog, budayawan dan sejarawan agar lokasi tersebut bisa dinyatakan sebagai cagar budaya”, lanjutnya.

“Kami sebagai komunitas yg peduli, hanya menginformasikan dan melaporkan temuan dan informasi masyarakat setempat kepada pemerintah kota Depok dalam hal ini Disporyata”, tambah Agus.

“Pada hari ini telah terkumpul sebanyak 48 hasil karya seni pelukis, walaupun kami sudah menyiapkan kanvas dan cat acrilyc untuk 100 peserta. Namun karena masa pandemi covid-19, pihak pemerintah dan gugus tugas meminta setengah dari jumlah peserta yang boleh ikut,” jelas Agus.

Kegiatan lomba diadakan Taman Sumur Bandung, yang merupakan salah satu cagar budaya yang sudah ditetapkan oleh pemerintah kota Depok.

Keberadaan Taman Sumur Bandung banyak dikunjungi wisatawan domestik dari berbagai daerah.
Kedatangan mereka ke Taman Sumur Bandung untuk mandi dan berekreasi. Taman Sumur Bandung yg ada di Cipayung ini di bawah pembinaan Bapak Hamzah Sysh, SE. MM.

Ada beberapa hasil karya yg seNafas dalam pembuatannya. Baik aliran ataupun teknik pembuatan sehingga juri membagi kategori.

Hasil karya di lomba ini, sangat banyak yang bagus dan layak pamer sekaligus layak jual. Semoga di pameran yang akan diselenggarakan nanti, bisa mendapat hasilnya baik bagi pelukis maupun panitia penyelenggara.

Salahsatu Juri, JP Laa Monroe yang populer di bidang seni lukis, merupakan juara I lomba lukis dari 5000 peserta yg berlangsung di Belanda beberapa waktu lalu menyatakan, “Saya mempertaruhkan reputasi internasional saya dalam menilai hasil karya lukis ini” paparnya.

“Saya menilai berbagai aspek yg ada dalam aturan seni lukis, saya tidak sembarangan menentukan juaranya, walaupun saya menilai, hasil lukisan temen-temen peserta ini bagus-bagus. Sampai sulit saya memilih dan memilahnya”, tandasnya.

“Kalau saya salah, atau keliru, saya mempertaruhkan nilai lukisan saya yg bernilai ratusan juta rupiah”, pungkas pelukis yg telah mendapat 30 Award Internasional tanpa bermaksud menyombongkan diri.

Penulis: Barata/Arpa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here