Kecamatan Beji Optimalisasi Pemanfaatan Dana Kelurahan

0
13

DEPOK, MERDEKA. POS- Perkembangan kota Depok yang pesat, tampak dari IPM tertinggi di Jabar, dengan indeks kemiskinan 2,5 persen terendah se Jawabarat. Pada kecamatan Beji IPM 82,67 dalam indeks indikator makro kota Depok. Maka terkait pemanfaatan dana 5 milyar perkelurahan, 2,5 milyar untuk menu wajib non fisik mesti digunakan secara Optimal untuk pemberdayaan di masyarakat. Demikian dikatakan Kepala Bappeda kota Depok, Dadang Wihana, dalam arahannya pada Musrebang kecamatan Beji 2024.Senin 29/1/2024. Lebih lanjut diungkapkan Beji sebagai wilayah yang banyak mahasiswa kecenderungan trend dengan foodonline (makan tak ditempat) yang di minati para mahasiswa, hal itu sebagai potensi meningkatkan UMKM seperti dengan membangun cloudkitchen. Selain itu dikatakannya dalam pelacakan Bappeda pada bidang pendidikan ada input masih tingginya angka putus sekolah di wilayah Beji, maka perlu intervensi dengan kegiatan kejar paket sesuai program Pemkot Depok. . Untuk penataan saluran drainase lingkungan guna cegah banjir, para Lurah mesti monitoring wilayah pada pembangunan perumahan claster kecil dan bangunan liar
dengan mengkoordinasikan pada instansi terkait dan Satpol PP untuk tertib perijinannya dan penataan lingkungan.

Sementara Kepala Dinas P3P2KB Kota Depok, Nessi Anissa Handari,.menyampaikan bahwa pembangunan fisik harus sejalan dengan pembangunan karakter manusia sehingga dapat membentuk dan menguatkan Ketahanan keluarga. Dalam menunjang dan mendukung program strategis Pemkot Depok pada peningkatan Ketahanan keluarga banyak tantangan yang mesti di jawab. Hal itu terkait demografi kota Depok maka perlu intervensi yang tepat dengan program pembangunan ketahanan keluarga pada anak dan remaja dengan mengoptimalkan program yang terkait dalam peningkatan kesehatan keluarga, pendidikan, moral karakter. Lansia proaktif, pencegahan traficking.

Jurnalis : Tiyas Tunggorono

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here